Lidah Buaya Bermanfaat Membantu Penyembuhan Luka Bakar

Lidah Buaya Bermanfaat Membantu Penyembuhan Luka Bakar

informasi Lidah Buaya Bermanfaat Membantu Penyembuhan Luka BakarBeberapa studi menunjukkan bahwa Lidah Buaya (aloe vera), atau satu atau lebih komponennya, memicu penyembuhan luka dalam berbagai hewan coba. Salah satu efek utama dari aloe vera adalah bekerja sebagai pelembab yang sangat baik. Hal ini penting karena luka memerlukan kelembaban untuk sembuh dengan baik. Efek lain dari aloe vera adalah mengurangi inflamasi dan mengurangi rasa nyeri dan membantu mempercepat penyembuhan luka. Aloe vera juga mengandung sekitar 75 nutrien esensial dan dapat meningkatkan aliran darah ke kulit dan meningkatkan proliferasi sel. Aloe vera juga membantu membersihkan lua dari kuman.

Aloe vera gel telah digunakan untuk berbagai indikasi sejak dahulu kala termasuk untuk penyembuhan luka bakar. Penyembuhan luka bakar merupakan salah satu indikasi utama aloe vera gel yang digunakan di banyak negara. Di Thailand, aloe vera gel telah termasuk dalam Thai Herbal Fundamental Public Health Drug List sebagai terapi luka bakar.

Salah satu studi yang bersifat menyeluruh (sistemik review) yang dilakukan oleh Maenthaisong R, dkk. dan dipublikasikan dalam jurnal Burn tahun 2007, menilai manfaat aloe vera untuk membantu penyembuhan luka bakar. Studi review tersebut merupakan kumpulan dari beberapa studi tentang aloe vera untuk luka bakar yang diambil dari beberapa sumber diantaranya adalah MEDLINE, CINAHL, Cochrane Library, HealthSTAR, DARE, South-East Asia Database, Chinese Database, dan beberapa Thai local Database (1918–June 2004) yang meliputi 4 uji klinik untuk penyembuhan luka bakar dengan total 371 pasien.

Berdasarkan suatu meta-analisis menggunakan durasi penyembuhan luka sebagai pengukuran outcome, hasilnya menunjukkan bahwa waktu penyembuhan luka pada kelompok aloe vera adalah 79 hari lebih singkat dibanding kelompok kontrol (p=0,006). Karena perbedaan produk dan ukuran outcome, ada kekurangan untuk menarik kesimpulan yang spesifik tentang pengaruh lidah buaya untuk penyembuhan luka luka bakar. Namun, bukti kumulatif cenderung untuk mendukung bahwa lidah buaya mungkin menjadi intervensi yang efektif digunakan dalam penyembuhan luka bakar untuk luka bakar derajat satu hingga dua.

Hanya 2 uji klinik yang melaporkan adanya efek samping, yaitu iritasi atau gatal pada 40% pasien kelompok aloe vera vs 44% pasien kelompok kontrol (sulfadiazin), rasa tindak nyaman dan nyeri ringan sementara (nyeri ringan 92,6%, nyeri sedang 7,4%) yang hilang dengan analgetik oral (tablet asetaminofen) pada kedua kelompok. Tidak ada laporan adanya alergi atau eksema pada semua uji klnik.

Bukti yang telah ada juga menunjukkan bahwa aloe vera yang digunakan dalam berbagai bentuk dosis mungkin efektif dalam mempercepat proses penyembuhan luka dan meningkatkan keberhasilan penyembuhan serta kesepatan epitelisasi pada luka bakar derajat satu dan dua dibandingkan dengan terapi konvensional

Sehat, Cantik & Vitalitas berkat Lidah Buaya

Sinopsis Buku Sehat Cantik dan Penuh Vitalitas berkat LIDAH BUAYA

Lidah buaya sang tanaman ajaib adalah: Antiseptik: pembersih alami & mengobati luka dgn cepat. Antipuritik: penghilang rasa gatal. Anestetik: pereda rasa sakit. Afrosidiak: pembangkit gairah seksual. Antipiretik: penurun rasa panas. Antijamur antivirus & antibakteri. Antiinflamasi: penyembuh luka & pengurang radang. Benarkah lidah buaya demikian mengagumkan? Mengapa tanaman yg mudah didapat ini begitu bermanfaat? Rahasia apa lagi yg ada pada tanaman ini? Buku lengkap & praktis ini mengupas tuntas manfaat & kandungan lidah buaya. Dapatkan pula: –khasiat lidah buaya sebagai obat & terapi kesehatan; –manfaat lidah buaya utk kecantikan; –aneka resep lezat; –budidaya lidah buaya. “Badan menjadi segar kulit kencang halus & bebas jerawat. Jus lidah buaya adl minuman kesukaanku!” ―Chintami Atmanegara “Kandungan kolesterol ayam broiler menurun hingga 87% berkat lidah buaya.” Benedicta Lusianti Putri finalis Lomba Karya Ilmiah Remaja 2003 “Lidah buaya cocok utk Anda yg ingin berdiet. Kandungan kalori Aloe vera sangat rendah: 4 kalori dalam 100 gram.” Ir. Sutrisno Koswara M.Si. jurusan Teknologi Pangan & Gizi IPB Sehat Cantik dan Penuh Vitalitas berkat LIDAH BUAYA.

No image attached to this post

Lidah Buaya vs Kanker ?

Apakah Tanaman Lidah buaya obat penyakit Kanker.

Apa itu Kebenaran? Medis penelitian tentang “tanaman lidah buaya Aloe Vera dan Kanker” hubungan … Menurut penelitian baru-baru ini tanaman lidah buaya dapat membantu memperpanjang waktu bertahan dan merangsang sistem kekebalan tubuh pasien kanker. Para peneliti menulis dalam Imunoterapi Kanker Imunologi dan menemukan bahwa tanaman lidah buaya Aloe Vera memiliki kemampuan untuk mengaktifkan sistem tubuh untuk menyerang sel kanker. Aloe Vera ‘switch’ pada sistem kekebalan tubuh dengan mengaktifkan makrofag (sel darah putih yang ‘menelan’ antigen), menyebabkan pelepasan kekebalan tubuh-mengaktifkan dan zat anti-kanker seperti interferon dan Interleukines. Selain tanaman lidah buaya mempromosikan pertumbuhan normal (non-kanker) sel. Catatan: Sebuah antigen adalah zat yang bila dimasukkan ke dalam tubuh merangsang produksi antibodi. Antigen termasu k racun, kuman, sel-sel darah asing, dan sel-sel organ yang ditransplantasikan. Aloe Vera dan Kanker: kanker paru-paru efek perlindungan yang Aloe Vera gel adalah dikonfirmasi dalam studi 673 pasien kanker paru di Okinawa, Jepang, diterbitkan dalam Jurnal Penelitian Kanker Jepang. Survei ini melihat hubungan antara merokok, perbandingan jumlah makanan 17 tanaman dalam diet, dan terjadinya kanker paru-paru selama periode lima tahun. Aloe Vera adalah satu-satunya tanaman pangan yang protektif terhadap kanker. Hasil epidemiologi menunjukkan bahwa tanaman Aloe Vera mencegah karsinogenesis paru manusia – Kanker paru-paru – dinyatakan para peneliti. Aloe Vera dan Kanker: Kanker Colon Jeffrey Bland, Ph.D, sebelumnya dari Linus Pauling Institute, melaporkan pada kemampuan Aloe Vera untuk detoksifikasi tubuh dalam makalah ilmiahnya, “Pengaruh Pemakaian secara lisan Aloe Vera Juice pada gastrointestinal Fungsi Normal Manusia,” diterbitkan pada tahun 1985. Dr Bland belajar selama satu minggu efek dari konsumsi jus lidah buaya pada indican urin, berat jenis bangku dan motilitas lambung dan usus. nilai indican urin menurun, menunjukkan konversi menurunkan bakteri usus dan pencernaan protein tryptophan mungkin ditingkatkan dan penyerapan, serta pembusukan usus berkurang. Perubahan ini, dengan sendirinya, bisa membantu mencegah kanker usus besar. Selanjutnya, tanaman lidah buaya Aloe Vera secara luas penekan melawan kanker pada manusia dan muncul berbagai menyebabkan pelepasan faktor nekrosis tumor Alpha yang menghalangi aliran darah ke pertumbuhan kanker. Penelitian di bidang tanaman lidah buaya Aloe Vera dan Kanker sedang berlangsung dan saya akan terus-menerus memperbarui situs ini dengan informasi lebih lanjut tentang “Aloe Vera dan Kanker” hubungan seperti itu menjadi tersedia.

No image attached to this post

Lidah Buaya vs Jantung & Diabet

Atasi Serangan Jantung Dan Diabetes Dengan Lidah Buaya

Posted by admin on 3/12/11 • Categorized as Makanan Sehat

Atasi Serangan Jantung Dan Diabetes Dengan Lidah Buaya Tips Sehat Selain untuk menyuburkan rambut, munkin belum banyak orang yang tahu bahwa lidah buaya juga berhasiat mengobati sejumblah penyakit. Antara lain diabetes melitus dan serangan jantung. Lidah buaya atau Aloevera adalah salah satu tanaman obat yang berkhasiat menyembuhkan berbagai penyakit. Tanaman ini sudah digunakan bangsa Samaria sekitar tahun 1875 SM. Bangsa Mesir kuno sudah mengenal khasiat lidah buaya sebagai obat sekitar tahun 1500 SM. Berkat khasiatnya, masyarakat Mesir kuno menyebutnya sebagai tanaman keabadian. Seorang peracik obat-obatan tradisional berkebangsaan Yunani bernama Dioscordes, menyebutkan bahwa lidah buaya dapat mengobati berbagai penyakit. Misalnya bisul, kulit memar, pecah-pecah, lecet, rambut rontok, wasir, dan radang tenggorokan. Dalam laporannya, Fujio L. Panggabean, seorang peneliti dan pemerhati tanaman obat, mengatakan bahwa keampuhan lidah buaya tak lain karena tanaman ini memiliki kandungan nutrisi yang cukup bagi tubuh manusia. Hasil penelitian lain terhadap lidah buaya menunjukkan bahwa karbohidrat merupakan komponen terbanyak setelah air, yang menyumbangkan sejumlah kalori sebagai sumber tenaga. Makanan kesehatan Menurut seorang pengamat makanan kesehatan (suplemen), Dr Freddy Wilmana MFPM SpFK, dari sekitar 200 jenis tanaman lidah buaya, yang baik digunakan untuk pengobatan adalah jenis Aloevera Barbadensis miller. Lidah buaya jenis ini mengandung 72 zat yang dibutuhkan oleh tubuh. Di antara ke-72 zat yang dibutuhkan tubuh itu terdapat 18 macam asam amino, karbohidrat, lemak, air, vitamin, mineral, enzim, hormon, dan zat golongan obat, antara lain antibiotik, antiseptik, antibakteri, antikanker, antivirus, antijamur, antiinfeksi, antiperadangan, antipembengkakan, antiparkinson, antiaterosklerosis, serta antivirus yang resisten terhadap antibiotik. Mengingat kandungan yang lengkap itu, lidah buaya menurut Dr. Freddy bukan cuma berguna menjaga kesehatan, tapi juga mengatasi berbagai penyakit. Misalnya, lidah buaya mampu menurunkan gula darah pada diabetesi yang tidak tergantung insulin. Mengandung Antioksidan Menurut Dr. Freddy, beberapa unsur mineral yang terkandung dalam lidah buaya juga ada yang berfungsi sebagai pembentuk antioksidan alami. Misalnya vitamin C, vitamin E, dan zinc. Bahkan hasil penelitian yang dilakukan ilmuwan asal Amerika Serikat menyebutkan bahwa dalam Aloevera barbadensis miller terdapat beberapa zat yang bisa berfungsi sebagai antioksidan. Antioksidan itu berguna untuk mencegah penuaan dini, serangan jantung, dan beberapa penyakit degeneratif. Lidah buaya bersifat merangsang pertumbuhan sel baru pada kulit. Dalam lendir lidah buaya terkandung zat lignin yang mampu menembus dan meresap ke dalam kulit. Lendir ini akan menahan hilangnya cairan tubuh dari permukaan kulit. Hasilnya, kulit tidak cepat kering dan terlihat awet muda. Selain wasir, lidah buaya bisa mengatasi bengkak sendi pada lutut, batuk, dan luka. Lidah buaya juga membantu mengatasi sembelit atau sulit buang air besar karena lendirnya bersifat pahit dan mengandung laktasit, sehingga merupakan pencahar yang baik. Sejauh ini, menurut Dr. Freddy, penelitian belum menemukan efek samping penggunaan lidah buaya. Jika ada masalah, itu hanya berupa alergi pada mereka yang belum pernah mengonsumsi lidah buaya. Yang perlu diingat, menurut Dr. Freddy, sifat tanaman lidah buaya hampir mirip dengan buah apel yang bila habis digigit langsung berwarna cokelat. Hal itu bisa menjadi tanda lidah buaya telah teroksidasi, sehingga beberapa zat yang dikandungnya rusak. Manfaat lidah buaya untuk kesehatan: Radang tenggorokan Cara Meramu: 1 daun lidah buaya dicuci dan dikupas. Isinya dipotong-potong atau diblender. Tambahkan 1 sendok makan madu murni. Minum 3 kali sehari. Ambeien Cara Meramu: Setengah (1/2) batang daun lidah buaya dibuang durinya, dicuci, lalu diparut. Beri setengah (1/2) gelas air panas, kemudian peras. Tambahkan 2 sendok makan madu. Dalam keadaan hangat, minum 3 kali sehari. Sembelit Cara Meramu: Setengah (1/2) batang daun lidah buaya dicuci dan dikupas. Isinya dipotong kecil-kecil. Seduh dengan setengah (1/2) gelas air. Beri 1 sendok makan madu. Hangat-hangat dimakan 2 kali sehari. Diabetes melitus Cara Meramu: 2 batang daun lidah buaya, dicuci, dibuang durinya, dipotong-potong. Rebus dengan 3 gelas air, lalu saring. Minum 3 kali sehari sesudah makan, masing-masing setengah gelas. Penurun kadar gula darah Cara Meramu: 1 pelepah lidah buaya ukuran besar (kira-kira seukuran telapak tangan) dibersihkan dengan mengupas kulit dan durinya. Rendam sekitar 30 menit dalam air garam. Remas sebentar lalu bilas di bawah air yang mengalir (air kran). Rebus dengan 3 gelas air hingga mendidih. Dinginkan. Minum sebanyak 1/2 gelas, 2 sampai 3 kali sehari. Penyubur rambut Cara Meramu: 2 pelepah lidah buaya dicuci lalu kupas. Isinya digosokkan pada kulit kepala yang telah dikeramas pada sore hari. Bungkus dengan kain. Keesokan harinya rambut dibilas. Lakukan setiap hari selama 3 bulan. Batuk (yang membandel) Cara Meramu: 20 g daun lidah buaya dicuci, dikupas, dipotong-potong. Beri 2 sendok makan madu murni. Minum 2 kali sehari. Ulangi selama 10 hari. -kompas Tagged as: radang tenggorokan, tanaman lidah

10 manfaat daun Lidah Buaya

10 Plus 1 Manfaat Daun Lidah Buaya Aloe Vera Bagi Kesehatan dan Kecantikan
Posted on July 6, 2011 by gayahidupcantiksehat| Leave a comment

Aloe vera atau lebih dikenal dengan sebutan lidah buaya adalah tanaman tropis sukulen yang memiliki bentuk seperti daun berdaging. Daun ini memiliki banyak manfaat baik sebagai obat maupun untuk kosmetik. Lidah buaya merupakan tananaman yang cukup unik karena mengandung berbagai senyawa biologis aktif seperti mannans asetat, polymannans, antrakuinon dan berbagai lektin. Lidah buaya juga mengandung sekitar 75 jenis zat yang telah dikenal bermanfaat dan lebih dari 200 senyawa lain yang membuatnya layak digunakan dalam pengobatan herbal.

Zat-zat tersebut termasuk : – Enzim yang membantu pencernaa dan mengurangi peradangan – Semua jenis vitamin terkecuali vitamin D – Mineral yang diperlukan untuk fungsi enzim – Gula rantai panjang untuk menyeimbangkan kembali sistem pencernaan – Saponin, yang berfungsi sebagai anti-mikroba – 20 dari 22 jenis asam amino

Berikut ini adalah sejumlah manfaat yang dapat Anda peroleh dari lidah buaya :
1. Detoksifikasi : Jus lidah buaya adalah peluruh racun alami, namun juga mengandung beragam vitamin dan mineral yang membantu tubuh kita mengatasi stres dalam kehidupan sehari-hari.

2. Gangguan pencernaan: Lidah buaya berguna terutama pada kasus panas perut, iritasi usus dan tukak lambung. Lidah buaya diketahui dapat menenangkan esofagus dan mengatasi refluks asam.

3. Kesehatan mulut : Lidah buaya sangat bermanfaat untuk masalah mulut dan gusi, terutama dalam memperbaiki gusi yang memburuk.
4. Perawatan kulit : Menghilangkan jerawat, melembabkan kulit, detoksifikasi kulit, penghapusan bekas luka dan tanda, mengurangi peradangan, perbaikan dan peremajaan kulit.

5. Diabetes: Setengah sendok jus lidah buaya yang diberikan selama 14 minggu, terbukti mengurangi kadar gula darah sebesar 45 persen.

6. Membantu gerakan usus: Aloe lateks mengandung antrakuinon glycosidesaloin A dan B yang bermanfaat sebagai obat pencahar yang kuat.

7. Menjaga berat badan: Jus lidah buaya telah digunakan selama bertahun-tahun untuk menurunkan berat badan.
8. Kekebalan : Lidah buaya merupakan antioksidan yang penuh kontra radikal bebas untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

9. Luka bakar : Gel lidah buaya dapat menyembuhkan dan memperbaiki kulit yang terkena luka bakar, termasuk luka bakar akibat paparan sinar matahari.

10. Ketombe : Lidah buaya dapat membantu dalam mengurangi gatal dan ketombe. Lidah buaya juga bisa digunakan sebagai perawatan rambut sebelum Anda keramas.

Lidah buaya, atau dikenal juga dengan nama aloe vera, banyak ditemukan di daerah subtropis dan tropis seperti Afrika Selatan, Amerika Latin, dan Indonesia. Di Indonesia, khasiat lidah buaya kerap digunakan untuk perawatan rambut. Tetapi kini banyak produk perawatan kulit yang menggunakan lidah buaya sebagai salah satu bahan dasar. Hasil penelitian yang dimuat dalam Journal of Ethnopharmacology membuktikan, lidah buaya efektif dalam membantu penyembuhan luka bakar dan mengatasi iritasi kulit. Ini karena sifatnya yang bisa menyejukkan, menyegarkan, dan meredakan peradangan pada kulit. Maka, lidah buaya cocok diaplikasikan pada segala jenis kulit, termasuk kulit sensitif.

Cara kerja: Salah satu produk perawatan kulit yang menggunakan lidah buaya sebagai bahan dasar adalah after sun lotion. Lidah buaya mampu meredam rasa panas akibat terpapar sinar matahari, memperbaiki sel kulit yang rusak, dan merangsang pertumbuhan sel-sel baru. Riset dari University of Mariland Medical Center memaparkan, lidah buaya mengobati iritasi kulit akibat luka bakar 9 hari lebih cepat, dibandingkan pengobatan tanpa lidah buaya.
“Lidah buaya dapat pula menggantikan peran krim hydrocortisone dalam memberikan efek yang menyejukkan bagi kulit. Terutama, meredakan rasa gatal dan iritasi akibat efek samping dari pemakaian kosmetik,” ujar Baumann. Anda bisa mencoba Biokos Age Repair Anti Wrinkle Moisturizing Base.

Aloe Vera vs Gula Darah

Lidah Buaya
Aloe vera

Lidah Buaya (Aloe vera; Latin: Aloe barbadensis Milleer) adalah sejenis tumbuhan yang sudah dikenal sejak ribuan tahun silam dan digunakan sebagai penyubur rambut, penyembuh luka, dan untuk perawatan kulit. Tumbuhan ini dapat ditemukan dengan mudah di kawasan kering di Afrika.

Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, pemanfaatan tanaman lidah buaya berkembang sebagai bahan baku industri farmasi dan kosmetika, serta sebagai bahan makanan dan minuman kesehatan.

Secara umum, lidah buaya merupakan satu dari 10 jenis tanaman terlaris di dunia yang mempunyai potensi untuk dikembangkan sebagai tanaman obat dan bahan baku industri.

Berdasarkan hasil penelitian, tanaman ini kaya akan kandungan zat-zat seperti enzim, asam amino, mineral, vitamin, polisakarida dan komponen lain yang sangat bermanfaat bagi kesehatan.

Selain itu, menurut Wahyono E dan Kusnandar (2002), lidah buaya berkhasiat sebagai anti inflamasi, anti jamur, anti bakteri dan membantu proses regenerasi sel. Di samping menurunkan kadar gula dalam darah bagi penderita diabetes, mengontrol tekanan darah, menstimulasi kekebalan tubuh terhadap serangan penyakit kanker, serta dapat digunakan sebagai nutrisi pendukung penyakit kanker, penderita HIV/AIDS.

Salah satu zat yang terkandung dalam lidah buaya adalah aloe emodin, sebuah senyawa organik dari golongan antrokuinon yang mengaktivasi jenjang sinyal insulin seperti pencerap insulin-beta dan -substrat1, fosfatidil inositol-3 kinase dan meningkatkan laju sintesis glikogen dengan menghambat glikogen sintase kinase 3beta,[1] sehingga sangat berguna untuk mengurangi rasio gula darah.

Di negara-negara Amerika, Australia, dan Eropa, saat ini lidah buaya juga telah dimanfaatkan sebagai bahan baku industri makanan dan minuman kesehatan.
[sunting] Rujukan

1. ^ (Inggris)”Aloe emodin glycosides stimulates glucose transport and glycogen storage through PI3K dependent mechanism in L6 myotubes and inhibits adipocyte differentiation in 3T3L1 adipocytes”. Centre for Biotechnology, Anna University; Anand S, Muthusamy VS, Sujatha S, Sangeetha KN, Bharathi Raja R, Sudhagar S, Poornima Devi N, Lakshmi BS.. http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/20541550. Diakses pada 22 Juni 2010.

[sunting]

Khasiat Tanaman Lidah Buaya

lidahbuaya3

Khasiat Tanaman Lidah Buaya

Sekedar info saja tentang khasiat dari daun lidah buaya,bukan tangkur buaya karena akan dibahas di lain kesempatan.

Daun lidah buaya memang selalu kita dengar tetapi kini sudah jarang-jarang benar dapat kita lihat tanaman ini.Nama saintifiknya ialah ‘aloe vera’ dan selalu pula disebut-sebut punya khasiat yang berbagai-bagai dan sering didakwa digunakan dalam alat solek untuk memelihara kecantikan.Orang Red Indian menggelar daun ini ‘kuasa dari syurga’, Marco Polo pula dikatakan pernah rnelihat ia digunakan oleh orang-orang Cina sebagai ubat dan bahan kecantikan dan ia juga dikatakan pernah digunakan oleh Cleopatra, permaisuri Mesir tua yang termasyhur.

Sementara itu Iskandar Zulkarnain pula dikatakan terpaksa menakluk sebuah pulau semata-mata untuk mendapatkan tanaman ini bagi merawati tentera-tenteranya yang cedera.
Begitulah legenda daun lidah buaya yang didakwa mempunyai kuasa menyembuhkan berbagai jenis penyakit yang dikatakan telah digunakan sejak 3500 tahun yang lalu.
Kira-kira 2000 tahun lalu, se-orang ahli perubatan Greek, Doscorides telah mencatatkan daun lidah buaya ini boleh digunakan untuk merawat berbagai jenis penyakit termasuklah sakit perut, sembelit, sakit kepala, gatal-gatal, rambut gugur, sakit gusi dan mulut, buah pinggang, kudis, jerawat dan kulit.
Hari ini, bahan dari tanaman yang menjadi legenda ini telah digunakan dalam bahan-bahan untuk merawat kecantikan dan juga lotion untuk merawat seperti sakit sengal-sengal tulang dan gatal-gatal, begitu juga dengan jerawat dan ulcer (luka tali perut).

Tanaman daun lidah buaya ini adalah dari keluarga bebawang
(yang ada hubungan dengan tanaman seperti bawang, sengkuang dan asparagus) yang berlendir dan menyerupai kektas.Adalah dipercayai tanaman daun lidah buaya ini berasal dari Afrika Selatan dan dalam awal tahun 1500 ia telah dibawa keluar oleh orang-orang Sepanyol yang percaya bahawa bahan ini dapat menyembuhkan berbagai jenis penyakit.
Sebenarnya terdapat 200 jenis tanaman daun lidah buaya, ada di antaranya memang berkesan bila digunakan untuk merawat setengah jenis penyakit.

Daun lidah buaya ini mempunyai daun yang panjang dan tajam seakan-akan lidah dan berduri di tepi. Warnanya di antara kelabu dan hijau. Bahagian permukaan daun ini licin bila dipegang dan di dalamnya tergandung sejenis lendir yang amat disanjung.
Tanaman daun lidah buaya ini juga mempunyai bunga yang berkembang pada pertengahan tahun. Bunganya berwarna merah atau pun kuning.
Memandangkan bunganya yang sama cantik seperti bunga tulip dan mawar, ramai juga peminat yang telah menanamnya dan turut disertakan dalam beberapa pameran bunga antarabangsa.

Hari ini, bahan-bahan yang dikatakan mengandungi bahan dari daun lidah buaya ini dikatakan begitu laris dijual di seluruh dunia dan banyak syarikat-syarikat pembuat alat solek juga dikatakan telah mula mengeluarkan aneka jenis bahan alat solek yang mengandungi lendir daun lidah buaya yang dipercayai banyak khasiat.  Sebut saja anda boleh buat lotion pencuci muka, pelembab, krim muka dan jerawat, syampu, alat solek, minyak untuk merawat sakit-sakit seperti sengal-sengal tulang, gatal-gatal dan entah apalagi.

Berdasarkan kepada dakwaan-dakwaan inilah maka pihak berkuasa ‘Pentadbiran Makanan dan Dadah Amerika” (FDA) telah memberikan perhatian untuk menjalankan kajian secara saintifik ke atas daun lidah buaya yang dikatakan boleh menyembuhkan berbagai jenis penyakit.
Menurut Annabel Hecht, jurucakap FDA memberitahu pihak berkuasa begitu mengambil berat terhadap setengah dakwaan yang melampau dan tidak benar yang dibuat oleh setengah pihak berhubung dengan daun lidah buaya ini.Sebenarnya tidak ada bukti dari segi sains yang dapat menyokong dakwaan yang mengatakan lendir daun lidah buaya ini dapat merawat penyakit-penyakit seperti barah, kencing manis dan lain-lain lagi penyakit yang teruk. Ini adalah kerana kajian yang telah dijalankan belum lagi dapat diuji keatas manusia.

Hasil dari kajian yang dijalankan oleh para saintis membuktikan bahawa tanaman daun lidah buaya ini mengandungi berbagai-bagai bahan termasuk antibiotik (bahan pemusnah kuman), bahan pembeku, bahan untuk mengecut, bahan perangsang untuk pertumbuhan dan pereda sakit.
Daun lidah buaya juga mengandungi ‘hormon luka’ yang dapat mempercepatkan kadar penyembuhan pada permukaan kulit yang luka. Bahan-bahan penyembuh yang terdapat dalam daun lidah buaya ini banyak bergantung kepada kandungan airnya yang sebanyak 96 peratus yang dapat membekalkan air kepada tisu yang luka tanpa menutupi angin yang amat perlu dalam proses penyembuhan.

Sementara 4 peratus lagi terdiri daripada molikul karbohidrat yang dipercayai merupakan bahan penting untuk menjadi pelembab kepada daun lidah buaya.
Lain-lain komponen yang terdapat dalam daun ini ialah glukos, galaktos, bahan pemusnah kuman, vitamin, enzim, bahan galian, kalsium dan banyak lagi.
Bahan-bahan aktif yang terkandung dalam daun lidah buaya inilah yang bertanggungjawab menyembuhkan setengah jenis penyakit.
Daun lidah buaya, khususnya lendirnya memang kaya dengan vitamin C yang dapat membantu memelihara pembuluh darah serta perjalanan darah dengan baik.
Bahan ‘potassium’ yang terdapat dalam daun ini membantu rentak denyut jantung dan memberangsang buah pinggang untuk membuang bahan lebihan dalam tubuh dan kerana itulah ia dikatakan boleh menjadi bahan ‘pencuci yang asli’.

Walaupun kebanyakan kulit yang terbakar.oleh pancaran matahari tidak merbahaya, tetapi tetap menyakitkan. Kerana itu sapukan pada kulit yang terbakar itu dengan lendir atau perahan daun lidah buaya mahupun minyaknya supaya sakitnya tidak merebak.
Jika kulit yang terbakar itu dibiarkan lembab dengan lendir ataupun perahan daun lidah buaya ini, ia bukan sahaja mengurangkan kesakitan malah mempercepatkan penyembuhan. Ataupun bahan ini boleh digunakan sebagai lotion untuk mencegah kulit dari terbakar.
‘Arthritis’ ataupun penyakit sengal-sengal sendi juga didapati ‘mujarab‘ dengan daun lidah buaya ini. Ramai pesakit melaporkan sakit mereka semakin berkurangan apabila mereka menggunakan bahan ini tiap-tiap hari. Bagaimanapun sebilangan besar pesakit hanya mendapati sakit mereka mula beransur pulih setelah dua bulan menggunakan bahan dari daun lidah buaya ini.

Teknik x-ray yang dulunya digunakan pada tahun 1930 selalunya menyebabkan pesakit rasa sakit dan kawasan yang terkena pancaran bukan sahaja terbakar malah meninggalkan parut yang hodoh,
Apabila parut ini dirawat dengan daun lidah buaya ternyata kulit yang rosak dapat disembuhkan dalam masa dua bulan.
Kalsium yang terdapat dalam daun lidah buaya ini menyertai dalam pembekuan darah dan juga dalam berbagai fungsi lain yang penting. Kerana bahan ini dapat menembusi jauh hingga ke dalam permukaan kulit, ia berupaya mengurangkan pendarahan kerana mempunyai kuasa untuk membekukan darah.
Dalam masa yang sama ia dapat pula memberangsangkan perjalanan darah di bahagian sekelilingnya.

Sementara itu, sejak dulu lagi orang-orang Red Indian, di Amerika percaya dengan menyapukan bahan dari daun lidah buaya ini setiap malam di kulit kepala dan dibilas bersih-bersih pada keesokan paginya – rambut akan menjadi lebih bermaya.
Kuasa bahan pembunuh kuman yang terdapat dalam daun lidah buaya ini juga boleh merawat jangkitan kuman pada liang bulu roma, khasnya bila berlaku jerawat pada kulit muka.
Di samping membunuh kuman-kuman yang tersumbat dalam liang bulu roma, bahan khas dari daun lidah buaya ini juga boleh memberangsangkan tisu-tisu di sekelilingnya di samping merawatnya dengan hanya meninggalkan sedikit sahaja kesan parut.
Daun lidah buaya mempunyai faktor pH yang sama dengan kulit manusia dan dalam masa yang sama tidak pula terlalu sensitif. Jika ia digunakan bersama emolien dan bahan pelembab, keadaan kulit akan bertambah baik.

Bahan dari daun lidah buaya ini juga pernah digunakan untuk merawat hidung tersumbat. Pesakit kemudian dapat bernafas dan menghidu dengan lebih mudah. Hingus pesakit yang lazimnya keluar tidak menentu didapati semakin berkurangan.
Bahan daun lidah buaya juga dikatakan tidak mempunyai kesan sampingan.
Bagaimanapun daun lidah buaya ini bukanlah ‘penawar’ kepada semua jenis sakit. Tetapi usaha masih tagi terus dijalankan untuk mengkaji ‘khasiat’ daun lidah buaya ini sepenuhnya.
Sehingga jawapan yang muktamat diperolehi oleh para saintis, sama-samalah kita tunggu keputusannya nanti.

Kini telah tersedia Minuman Sari Lidah Buaya “Fanning’s Aloe Vera” yang diproduksi oleh PT Multi Sari Rezeki dalam kemasan botol 300ml.
Fanning’s Aloe Vera adalah Minuman Sari Lidah Buaya yang sehat & bergizi sekaligus kaya akan manfaat. Minuman dengan bahan baku Aloe Vera jenis Aloevera Barbadensis Miller sangat baik dikonsumsi / diminum segala usia.

“Fanning’s Aloe Vera”

… Solusi Gaya HIDUP SEHAT…
“tanpa : Pemanis Buatan, Zat Pewarna & Pengawet”

Tersedia dalam 4 rasa pilihan : Lychee, Lemon, Original, Grape

Untuk mendapatkan produk Fanning’s Aloe Vera atau berminat manjadi Agen, Anda bisa menghubungi :
Ajie  0815 8454 3256, 083870040100

Lidah Buaya bantu atasi Diabetes

Fanning's-1a

Lidah Buaya Bantu Atasi Diabetes
April 7th, 2011 Umar Bakrie

Selain menyuburkan rambut, lidah buaya juga dikenal berkhasiat untuk mengobati sejumlah penyakit.
Di antaranya diabetes melitus dan serangan jantung.
Lidah buaya atau Aloevera adalah salah satu tanaman obat yang berkhasiat menyembuhkan berbagai penyakit. Tanaman ini sudah digunakan bangsa Samaria sekitar tahun 1875 SM. Bangsa Mesir kuno sudah mengenal khasiat lidah buaya sebagai obat sekitar tahun 1500 SM. Berkat khasiatnya, masyarakat Mesir kuno menyebutnya sebagai tanaman keabadian.

Seorang peracik obat-obatan tradisional berkebangsaan Yunani bernama Dioscordes, menyebutkan bahwa lidah buaya dapat mengobati berbagai penyakit. Misalnya bisul, kulit memar, pecah-pecah, lecet, rambut rontok, wasir, dan radang tenggorokan.
Dalam laporannya, Fujio L. Panggabean, seorang peneliti dan pemerhati tanaman obat, mengatakan bahwa keampuhan lidah buaya tak lain karena tanaman ini memiliki kandungan nutrisi yang cukup bagi tubuh manusia. Hasil penelitian lain terhadap lidah buaya menunjukkan bahwa karbohidrat merupakan komponen terbanyak setelah air, yang menyumbangkan sejumlah kalori sebagai sumber tenaga.

Makanan kesehatan
Menurut seorang pengamat makanan kesehatan (suplemen), Dr Freddy Wilmana MFPM SpFK, dari sekitar 200 jenis tanaman lidah buaya, yang baik digunakan untuk pengobatan adalah jenis Aloevera Barbadensis miller. Lidah buaya jenis ini mengandung 72 zat yang dibutuhkan oleh tubuh.
Di antara ke-72 zat yang dibutuhkan tubuh itu terdapat 18 macam asam amino, karbohidrat, lemak, air, vitamin, mineral, enzim, hormon, dan zat golongan obat, antara lain antibiotik, antiseptik, antibakteri, antikanker, antivirus, antijamur, antiinfeksi, antiperadangan, antipembengkakan, antiparkinson, antiaterosklerosis, serta antivirus yang resisten terhadap antibiotik.
Mengingat kandungan yang lengkap itu, lidah buaya menurut Dr. Freddy bukan cuma berguna menjaga kesehatan, tapi juga mengatasi berbagai penyakit. Misalnya, lidah buaya mampu menurunkan gula darah pada diabetesi yang tidak tergantung insulin.

Mengandung Antioksidan
Menurut Dr. Freddy, beberapa unsur mineral yang terkandung dalam lidah buaya juga ada yang berfungsi sebagai pembentuk antioksidan alami. Misalnya vitamin C, vitamin E, dan zinc.
Bahkan hasil penelitian yang dilakukan ilmuwan asal Amerika Serikat menyebutkan bahwa dalam Aloevera barbadensis miller terdapat beberapa zat yang bisa berfungsi sebagai antioksidan. Antioksidan itu berguna untuk mencegah penuaan dini, serangan jantung, dan beberapa penyakit degeneratif.

Lidah buaya bersifat merangsang pertumbuhan sel baru pada kulit. Dalam lendir lidah buaya terkandung zat lignin yang mampu menembus dan meresap ke dalam kulit. Lendir ini akan menahan hilangnya cairan tubuh dari permukaan kulit. Hasilnya, kulit tidak cepat kering dan terlihat awet muda.
Selain wasir, lidah buaya bisa mengatasi bengkak sendi pada lutut, batuk, dan luka. Lidah buaya juga membantu mengatasi sembelit atau sulit buang air besar karena lendirnya bersifat pahit dan mengandung laktasit, sehingga merupakan pencahar yang baik.

Sejauh ini, menurut Dr. Freddy, penelitian belum menemukan efek samping penggunaan lidah buaya. Jika ada masalah, itu hanya berupa alergi pada mereka yang belum pernah mengonsumsi lidah buaya.
Yang perlu diingat, menurut Dr. Freddy, sifat tanaman lidah buaya hampir mirip dengan buah apel yang bila habis digigit langsung berwarna cokelat. Hal itu bisa menjadi tanda lidah buaya telah teroksidasi, sehingga beberapa zat yang dikandungnya rusak.

Kini telah tersedia Minuman Sari Lidah Buaya “Fanning’s Aloe Vera” yang diproduksi oleh PT Multi Sari Rezeki dalam kemasan botol 300ml.
Fanning’s Aloe Vera adalah Minuman Sari Lidah Buaya yang sehat & bergizi sekaligus kaya akan manfaat. Minuman dengan bahan baku Aloe Vera jenis Aloevera Barbadensis Miller sangat baik dikonsumsi / diminum segala usia.

“Fanning’s Aloe Vera”

… Solusi Gaya HIDUP SEHAT…
“tanpa : Pemanis Buatan, Zat Pewarna & Pengawet”

Tersedia dalam 4 rasa pilihan : Lychee, Lemon, Original, Grape

Untuk mendapatkan produk Fanning’s Aloe Vera atau berminat manjadi Agen, Anda bisa menghubungi :
Ajie  0815 8454 3256, 083870040100

PT Multi Sari Rezeki Ramaikan Pameran Flora dan Fauna (Flona) 2011

PTMSR-flona2011

PT Multi Sari Rezeki dengan produk utamanya Fannings Aloevera ikut terlibat dalam Pameran  Flora dan Fauna (Flona) 2011 yang diselenggarakan di Lapangan Banteng Jakarta Pusat. Pameran ini diikuti sekitar 350 stand yang berisi berbagai pelaku bisnis seperti petani tanaman hias, tanaman buah, usaha agribisnis, peternak dan pedagang hewan peliharaan. Pada pameran ini PT Multi Sari Rezeki menampilkan produk Fannings Aloevera dengan empat rasa yaitu rasa lechee, grape, orange dan original.

Pameran ini merupakan ajang pertemuan para petani tanaman hias dan masyarakat pemanfaat hasil pembangunan untuk menumbuhkan ide serta kreasi yang bisa dimulai dari rumah tinggalnya.

Adapun kegiatan ini, akan berlangsung mulai 21 Juni hingga 25 Juli. Setiap Senin-Jumat pameran dibuka pada pukul 08.00-20.00. Sementara pada akhir pekan, pameran berlangsung lebih lama yakni hingga pukul 21.00.

Dalam kegiatan juga akan diadakan kontes burung kicauan yang diikuti oleh 700 peserta. Kontes burung ini merupakan pertama kali diadakan dalam pameran Flona. Rencananya kontes burung ini akan merebutkan piala gubernur.

Pameran Flona 2011 akan dilengkapi dengan stand bursa tanaman, stand bursa hewan kesayangan, stand pameran swasta, stand pameran instansi pemerintah, aneka atraksi, aneka lomba dan aneka hiburan.

Sehat & Cantik dengan Aloe Vera

Fanning's-1a

Lidah Buaya (Aloe Vera) – Cleopatra

Khasiat dari lidah buaya untuk pengobatan dan kecantikan sudah dikenal sejak zaman Mesir kuno ribuan tahun lalu. Bahkan, ratu Cleopatra yang terkenal dengan kecantikannya dipercaya menggunakan tanaman ini agar tetap terlihat cantik. Daun lidah buaya yang sudah besar, umumnya memiliki panjang sekitar 30 cm. Di dalam daun ini terdapat daging yang berlendir, bagian inilah yang kaya manfaat bagi manusia. Semakin tua daun lidah buaya, maka semakin banyak kandungan bermanfaat yang dimilikinya.
Ingin tahu apa saja manfaat lidah buaya?

Cantik dengan Aloe Vera
Lidah buaya terkenal untuk membuat rambut menjadi lembut sehingga rambut menjadi indah. Mungkin manfaat ini sudah kita dengar sejak kecil, kita sering dianjurkan menggunakan lidah buaya agar rambut indah. Itulah sebabnya banyak shampo yang menggunakan ekstrak lidah buaya dalam produknya.
Manfaat ini didapat dari kandungan glyco protein. Bila Anda memiliki tanaman ini di rumah, Anda dapat memanfaatkannya dengan cara mengupas kulitnya kemudian menggosokkan bagian dagingnya ke kulit kepala dan rambut agar rambut menjadi subur dan indah.

Lignin merupakan kandungan yang terdapat di dalam daun lidah buaya yang berguna untuk menjaga kelembapan kulit sehingga kulit tidak menjadi kering dan terjaga elastisitasnya, juga bermanfaat untuk mencegah terjadinya alergi kulit pada pemakainya. Ditambah dengan kandungan antrakuinon dan asam amino yang akan sangat berguna bagi kulit karena membantu kulit untuk segera memperbarui diri untuk menghasilkan sel-sel baru dan dapat menghilangkan sel kulit mati. Daging dari daun lidah buaya ini juga memiliki tingkat keasaman yang sama dengan yang dimiliki manusia dan mampu meresap dengan baik ke dalam tubuh juga memiliki kandungan saponin yang dapat berfungsi sebagai anti bakteri dan anti jamur. Penggunaan secara teratur dapat membuat kulit Anda sehat dan tampak cantik berseri. Anda juga dapat memanfaatkan aloe vera sebagai masker wajah, karena juga mengandung antioksidan yang mencegah penuaan dini.

Efek dingin dari jelly lidah buaya dapat menjadi pertolongan pertama saat Anda menderita luka bakar atau tersiram air panas. Dapat pula dimanfaatkan untuk kulit yang perih akibat sengatan matahari yang berlebih. Cukup tempelkan daging lidah buaya pada daerah yang terluka. Rasa dingin yang dihasilkan dari lidah buaya akan membantu proses penyembuhan.

Sehat dengan Lidah Buaya
Saat ini sudah banyak minuman yang dibuat dengan memanfaatkan aloe vera atau lidah buaya karena tanaman ini juga memiliki kegunaan untuk pengobatan. Daging dari lidah buaya mampu mengatasi panas dalam yang dapat mengakibatkan bisul atau radang tenggorokan. Manfaat lain di bidang kesehatan adalah dapat menurunkan kolesterol. Anda dapat meminumnya dengan cara dijus atau direbus. Sebaiknya, segera olah daging dari lidah buaya setelah dikupas, karena bila dibiarkan di udara terbuka akan menyebabkannya teroksidasi sehingga berkurang khasiatnya dan daging akan menjadi berwarna coklat.

Meminum atau memakan daging daun aloe vera atau lidah buaya juga akan memberi manfaat untuk kecantikan. Lidah buaya juga dapat dijadikan minuman yang menyegarkan dengan menambahkan air gula atau madu ditambah es batu. Penggunaan aloe vera atau lidah buaya untuk kecantikan dapat Anda nikmati dengan membeli kosmetik atau minuman dalam kemasan yang ada di toko atau supermarket.

Tetapi, bagi Anda yang ingin mencoba khasiatnya secara tradisional, cobalah untuk menjadikan tanaman ini sebagai salah satu koleksi apotek hidup di rumah Anda. Tanaman ini mudah tumbuh dan tidak perlu perawatan yang repot. Bahkan, tanaman ini dapat menutup pori-pori daunnya dengan rapat sehinga dapat hidup lama tanpa disiram. Memang, lidah buaya adalah salah satu cara tradisional untuk manfaat sehat dan cantik sekaligus bagi Anda.

Kini telah tersedia Minuman Sari Lidah Buaya “Fanning’s Aloe Vera” yang diproduksi oleh PT Multi Sari Rezeki dalam kemasan botol 300ml.
Fanning’s Aloe Vera adalah Minuman Sari Lidah Buaya yang sehat & bergizi sekaligus kaya akan manfaat. Minuman dengan bahan Baku Aloe Vera jenis Barbadencis sangat baik dikonsumsi / diminum segala usia.

“Fanning’s Aloe Vera”

… Solusi Gaya HIDUP SEHAT…
“tanpa : Pemanis Buatan, Zat Pewarna & Pengawet”

Tersedia dalam 4 rasa pilihan : Lychee, Lemon, Original, Grape

Untuk mendapatkan produk Fanning’s Aloe Vera atau berminat manjadi Agen, Anda bisa menghubungi :
Ajie 0815 8454 3256, 083870040100

Powered by WordPress | Find Wireless Deals at BestInCellPhones.com. | Thanks to iCellPhoneDeals.com Free Cell Phones, Find Highest CD Rates and Incinerador De Grasa Revisión
Posicionamiento web SEO

Recent Images Plugin developed by YD